Daulatkepri.com] Salah satu sasaran non fisik Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-125 Kodim 0316/Batam adalah penyuluhan Keluarga Berencana (KB) Kesehatan dan pencegahan stunting. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu (09/08/2025) di Kavling Sambau IV, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa.
Kegiatan ini merupakan upaya meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya dalam perencanaan keluarga serta mencegah dan mengatasi stunting. Program ini melibatkan TNI, tenaga kesehatan dari Puskesmas Sambau, dan masyarakat setempat, dengan tujuan memberikan edukasi tentang pentingnya gizi seimbang dan pola hidup sehat.
Penyuluhan pertama membahas stunting. Petugas Puskesmas Sambau, dr. Revida, menjelaskan pentingnya asupan gizi yang cukup dan seimbang, pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif, makanan pendamping ASI yang tepat, serta penerapan pola hidup sehat.
“Kami mengajak masyarakat, pemerintah, dan lembaga terkait untuk bekerja sama mengatasi masalah stunting. Dengan pencegahan yang tepat, diharapkan anak-anak di Kavling Sambau IV tidak ada yang mengalami stunting,” ujar dr. Revida.
Lurah Sambau yang turut hadir mengapresiasi kegiatan penyuluhan tersebut.
Selanjutnya, dr. Revida memaparkan materi penyuluhan KB Kesehatan. Ia menghimbau masyarakat agar penggunaan alat kontrasepsi dilakukan secara tepat, baik yang menggunakan hormon maupun non-hormon.
“Penggunaan alat KB harus berkoordinasi dengan petugas kesehatan di puskesmas agar tidak terjadi kesalahan yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan rasa syukur karena program kesehatan yang telah dijadwalkan dapat bersinergi dengan program non fisik TMMD ke-125.
Komandan Kodim 0316/Batam, Letkol Inf Yan Eka Putra, S.Sos., berharap penyuluhan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di lokasi sasaran TMMD.
“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang stunting dan KB, sehingga kasus stunting dapat dicegah dan diminimalkan,” tegas Dandim.