Jumat, Agustus 29, 2025
spot_img
BerandaKepriBatamSejuta Arti: Kehangatan TNI dan Warga Terjalin di Tengah Satgas TMMD 125...

Sejuta Arti: Kehangatan TNI dan Warga Terjalin di Tengah Satgas TMMD 125 Kodim 0316/Batam Makan Bersama Warga

Daulatkepri.Com] Di tengah deru mobil molen dan padatnya aktivitas pembangunan jalan di Kavling Sambau IV, Kelurahan Nongsa, suasana berbeda terasa saat waktu istirahat tiba.
Sepiring nasi yang dihidangkan warga disambut tawa renyah dan obrolan akrab antara masyarakat dan prajurit TNI.

Kebersamaan ini menjadi napas segar di sela pelaksanaan TMMD Reguler ke-125 Kodim 0316/Batam, Selasa (12/8/2025).

Dalam program pembangunan jalan sepanjang 1.553,30 meter yang menjadi salah satu sasaran fisik TMMD, momen istirahat menjadi ruang perekat emosional antara aparat dan warga. Warga datang membawa camilan dan minuman hangat, disambut dengan senyum ramah oleh para prajurit yang sejak pagi bahu-membahu bekerja.

“Momen seperti ini membuat kami benar-benar merasa dekat dengan rakyat,” ujar Bati Ter Kodim 0316/Batam, Pelda Heri Kriswanto, sembari menikmati secangkir teh. “Bukan hanya jalan yang kami bangun, tapi juga jembatan hati antara TNI dan masyarakat.”

Pembangunan jalan ini sangat dinanti warga karena sebelumnya jalur tersebut becek dan licin saat musim hujan. Proses pengecoran dilakukan dengan penuh semangat gotong royong, menyatukan tenaga dan tekad TNI serta masyarakat.

Pak Sugeng (51), salah satu warga Kavling Sambau IV, mengaku tersentuh dengan sikap para prajurit yang merakyat dan penuh kehangatan.
“Kami merasa dihargai, dilibatkan, bahkan disapa ramah setiap hari. Kalau sudah begini, rasa lelah jadi hilang. Yang penting bisa bersama-sama membangun kampung kami,” ungkapnya.

TMMD bukan hanya program pembangunan fisik, tetapi juga ruang interaksi sosial yang mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kebersamaan sederhana dari makan sepiring nasi, segelas kopi hangat, hingga kerja keras di lapangan menggambarkan harmoni antara negara dan warganya.

“Bukan hanya bangunan yang ditinggalkan, tapi juga nilai kebersamaan dan nasionalisme yang terus tumbuh di hati masyarakat,” tambahnya.

Dari proyek pengecoran hingga makan bersama, TMMD menjadi ruang di mana desa tidak hanya dibangun, tetapi juga dipersatukan oleh kehangatan tulus. Inilah wajah Indonesia yang sebenarnya—kuat karena kebersamaan.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments